jump to navigation

Nomor 26 : Jurnal Keduabelas July 3, 2009

Posted by NENG TITOH SITI HAPSOH in : Uncategorized , trackback

Jum’at, 26 Juni 2009

Prosesi untuk calon pengantin putri : Facial dan Luluran.

Dekorasi pelaminan, catering, dan lainnya mulai dipasang.

Sabtu, 27 Juni 2009

Masih dilanjutkan dengan pemasangan dekorasi.

Aneka hidangan masakan mulai dimasak dan disiapkan, Mulai dari Sate Sapi, Rendang daging, Semur daging, Bistik sapi, Pepes Gurameh, Kimlo, Acar, Bihun Goreng, Sambal Goreng Kentang, Kering kentang, Sambal, Soto sapi, ditambah camilan Es cendol, Aneka buah, Es Krim Tape Ketan, ah, entah apa lagi, Lupa, saking banyaknya aneka masakan yang tersedia, belum lagi macam – macam kue yang didapat dari tetangga – tetangga dan saudara dari daerah jauh, Kalo masih ingat, ini kuenya yang -kelihatan- ada : Koci, Papais Asin, Dodol, Bibika, Gegeplak, Bugis, Bolu, Wingka, Engka, Ranginang, RO, Kembang Goyang, Kembang Eros, Haduh entah apalagi, Lupa.

Jikalau semua makanan itu menyediakan sendiri entah berapa banyak dana yang diperlukan dan juga tenaga dan waktu yang terpakai untuk membuat kesemuanya itu, Itu semua adalah berkah dari Allah SWT, yang secara -entah bagaimana caranya- semua makanan itu tiba – tiba datang, Itulah enaknya tinggal di kampung/desa, karena nuansa kekeluargaannya masih kental meskipun tak ada setetes darahpun saling bertalian ikatan keluarga antara masyarakat desa sehingga saat ada hajatan pernikahan misalnya, mereka selalu saling membantu satu sama lain.

Lelah,,,

Comments

Sorry comments are closed for this entry

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer